Ada sesuatu yang tampaknya umum bagi banyak orang Indonesia - dimana hampir kebanyakan orang senang memiliki properti. Tentu saja, ini menjadi lebih sulit karena kebanyakan dari kita ingin tinggal di dekat pusat kota besar, dekat pantai atau dekat dengan fasilitas bagus lainnya, yang membuat kehidupan di luar pekerjaan benar-benar menyenangkan.

Salah satu keuntungan dari tragedi Coronavirus adalah tren bekerja dari rumah, yang tidak diragukan lagi akan melihat lebih banyak pimpinan menginginkan staf mereka bekerja lebih banyak dari rumah.

Hal ini akan meningkatkan permintaan properti di area pinggiran kota atau bahkan di kota-kota satelit yang mungkin berjarak satu hingga dua jam dari kota atau pusat kota

Di saat yang bersamaan, banyak apartemen di daerah pusat bisnis yang dulunya untuk turis asing dan pelajar untuk pasar sewa jangka panjang tetapi sekarang sekarang ini beberapa investor / pemilik properti memutuskan untuk menjualnya. Artinya, beberapa apartemen yang mungkin terlalu mahal untuk dibeli mungkin lebih terjangkau harganya sekarang ini , terutama jika dibeli untuk disewakan pada nanti nantinya

Sudah mulai jadi trend dimana pembeli rumah pertama, yang tidak dapat membeli properti di pinggiran kota tempat mereka ingin tinggal, pada akhirnya membeli rumah dan menyewakannya sampai mereka mampu untuk tinggal di properti yang mereka beli. Dengan melakukan itu, Anda bisa mendapatkan keuntungan dari pengurangan pajak dari skema beli untuk disewakan

Jika Anda berpikir untuk menjadi tuan tanah / investor properti, berikut beberapa pertanyaannya, kami sarankan Anda menjawab pertanyaan-pertanyaan berikut:

  • Apakah Anda benar-benar memahami cara kerja dan struktur investasi? Ini termasuk keuntungan pajak dan cara Anda melakukan pembayaran.
  • Bagaimana kasus bisnis untuk investasi? Akankah rata-rata orang membeli properti ini? Tahukah Anda berapa sebenarnya biaya yang harus Anda keluarkan? Berapa banyak yang akan Anda hasilkan jika Anda menyimpan investasi selama lima atau 10 tahun?
  • Apakah itu masuk akal secara komersial? Apakah ini penggunaan terbaik dari uang Anda? Bisakah Anda membeli lebih murah, lebih baik dan dengan lebih banyak potensi keuntungan?
  • Apa saja yang bisa menjadi masalah? Apakah Anda dapat melakukan perubahan strategi jika suku bunga berubah atau penyewa tidak membayar sewa Anda, dll?
  • Dapatkah Anda dengan mudah memperoleh uji tuntas atas investasi dan orang-orang yang terlibat di dalamnya? Apakah Anda memiliki pengacara / ahli untuk memastikan Anda tidak membeli investasi yang buruk? Ingatlah bahwa ketidaktahuan bisa saja membuat anda membeli apartemen dengan retakan di dinding dan panel yang mungkin sama dapat menimbulkan kebakaran
  • Apakah investasi saya akan tahan terhadap guncangan atau peristiwa ekonomi yang tidak terduga? Bagaimana investasi Anda menghadapi pandemi lain?

Dalam hal investasi besar yang melibatkan dana pinjaman, kami berpendapat bahwa Anda perlu memperlakukan investasi seperti bisnis baru.

Pertanyaan-pertanyaan ini membantu Anda membuat rencana investasi bisnis atau properti. Jangan membeli properti tanpa properti!

 


Mengenai Loyagami

Loyagami adalah perusahaan jasa real estate yang mengelola aset individu atau institusional untuk memastikan nilai tumbuh dan risiko dimitigasi untuk jangka panjang.